indonesia2024 indonesia2024 indonesia2024 indonesia2024 indonesia2024 indonesia2024 indonesia2024 indonesia2024 indonesia2024 indonesia2024/ indonesia2024 indonesia2024 indonesia2024 indonesia2024 indonesia2024 indonesia2024 indonesia2024 indonesia2024 indonesia2024 Kemenparekraf RI Lakukan Bimbingan Teknis Terhadap Masyarakat Salingka Danau Maninjau
kemenparekraf-ri-lakukan-bimbingan-teknis-terhadap-masyarakat-salingka-danau-maninjau1635340278.html

Desa wisata saat ini tengah menjadi program pemerintah pusat untuk kembali membangkitkan sektor pariwisata. Hal ini ditindak lanjuti oleh Direktorat Pengembangan Destinasi regional I Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dengan melakukan bimbingan teknis terhadap sejumlah masyarakat di sembilan Nagari salingka Danau Maninjau, Selasa, (26/10/21) dengan tema Penguatan Jejaring Desa Wisata di Danau Maninjau.

Adapun Kegiatan bimtek ini berlangsung lima hari dari tanggal 26 hingga 30 Oktober mendatang yang berlangsung di empat lokasi berbeda dengan narasumber dari praktisi dan akademisi yang paham dengan potensi Nagari salingka Danau Maninjau.

Sementara itu, kegiatan bimtek dibuka langsung oleh direktur pengembangan destinasi regional I Kemenparekraf RI, bapak Harwan Ekoncahyo, Sekretaris Dispar Provinsi Sumbar, serta Kadisparpora yang diwakili oleh Kabid Pengembangan Destinasi.

Dalam sambutan diawal kegiatan, harwan selaku direktur menjelaskan bahwa Pengembangan pariwisata pada prinsipnya merupakan pariwisata berbasis masyarakat ( community tourism). Sementara itu, Kapasitas pokdarwis sebagai suatu komunitas akan terus di perhatikan dimana nantinya berfungsi sebagai jembatan untuk ke pemerintahan.

"Pengembangan desa wisata bukan berarti desa yang dirobah untuk dijadikan destinasi, tetapi bagaimana cara penduduk desa mengemasnya agar menarik wisatawan untuk berkunjung, seperti mengangkat kearifan lokal dan potensi desa. Wisatawan diarahkan untuk tinggal dirumah masyarakat atau homestay agar saling berinteraksi, kemudian mempelajari bagaimana keseharian masyarakat di lingkungan desa dimana Trend kedepan sektor pariwisata yang akan diberikan kepada pengunjung itu adalah knowlegde dan experience", jelas Harwan.

Disela kunjungannya ke empat lokasi bimtek, Direktur Pengembangan Destinasi tersebut berkesempatan untuk mengunjungi galeri UMKM dan membeli beberapa oleh-oleh khas Nagari Duo Koto serta mengunjungi Destinasi Wisata Linggai Park dan Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka. (if.i)


Share :

Komentar

Berita Terbaru

Agam Kembali Raih Prestasi, Desa Wisata Sungai Batang Terima Penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021
RAIH PENGHARGAAN DI AJANG APRESIASI PARIWISATA TERBAIK DI INDONESIA, MUSEUM BUYA HAMKA SIAP KEMBALI MENDUNIA
Tim Pendamping Desa Wisata Agam Lakukan Rencana Aksi di Nagari Sianok Anam Suku
Peringati Puncak Hari Sumpah Pemuda, Pemkab Agam Serahkan Hadiah Kepada Pemuda Pelopor Asal Kamang Magek